Selasa, 09 Mei 2017

Enam Petugas Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Naik pangkat

KUALA TUNGKAL- Sebanyak enam petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kuala Tungkal mendapat kenaikan pangkat reguler. Kenaikan pangkat kepada petugas Lapas ini guna memberikan semangat serta promosi kepada para petugas Lapas untuk bisa bekerja lebih baik lagi.
“Pemberian kenaikan pangkat regular ini kita lakukan guna memberikan semangat serta contoh ke petugas Lapas lainnya agar bisa berbuat baik dan berprestasi agar bisa mendapat kenaikan pangkat,”ungkap Kepala Lapas Kelas II B Kuala Tungkal,Wahyu Hidayat,Bc.,IP.,SE.,M.Si saat menyampaikan sambutan pada upacara kenaikan pangkat di Halaman Depan Lapas, Senin 08/05/2017.


Dalam sambutannya Kepala Lapas Wahyu Hidayat,Bc.,IP.,SE.,M.Si juga mengingatkan bahwa semua petugas Lapas agar dalam menjalankan tugas hendaklah dengan penuh tanggung jawab, bersemangat serta disiplin yang tinggi. Hal ini sesuai dengan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan yang mana Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan tersebut selalu diucapkan setiap hari ketika apel pagi.

Enam petugas yang mendapat kenaikan pangkat tersebut yaitu, Siti Aminah,SH, pangkat lama Penata Muda tingkat I , golongan III/b dan pangkat saat ini menjadi Penata atau golongan III/c. Siti Aisyah,A.Md, pangkat lama golongan Pengatur Tingkat I II/d, dan pangkat saat ini Penata Muda atau golongan III/a. Yoki Sucipto, Pangkat lama Pengatur Muda tingkat I golongan II/b dan pangkat baru menjadi pengatur atau golongan II/c. Rio Setiawan, pangkat lama Pengatur Muda II/a, pangkat baru menjadi Pengatur Muda TK I atau menjadi golongan II/b.Selain itu, Leonard Maliaki Simanjuntak, pangkat lama Pengatur Muda II/a, pangkat baru menjadi Pengatur Muda TK I atau menjadi golongan II/b. Armidi, pangkat lama Pengatur Muda II/a, pangkat baru menjadi Pengatur Muda TK I atau menjadi golongan II/b.
“Saya berharap, dengan kenaikan pangkat ini seluruh pegawai Lapas bisa bekerja lebih baik lagi. Disini, bekerja bukan mencari pangkat setinggi-tingginya, melainkan bagaimana bisa bekerja memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh WBP yang ada. Jika semua baik, tentu saja suasana kerja pasti akan lebih baik dan menja-dikan Lapas sebagai tempat persingga-han, mereka sementara di dalam menjalani proses hukum di dunia ini,”pungkasnya. Dalam kesempatan yang sama, Kalapas juga mengadakan acara hiburan serta pemberian hadiah lomba dalam rangka HUT Bhakti Pemasyarakatan bagi WBP, yang mana tujuan acara ini bisa menghibur WBP agar mereka tidak merasa terbeban dan stres dalam menjalani pidana yang mereka hadapi.untuk WBP mereka sangat senang diadakannya acara hiburan ini karena bagi mereka dengan adanya hiburan inilah mereka merasa terhibur dan melupakan sesaat masalah yang mereka hadapi, Kalapas Wahyu Hidayat,Bc.,IP.,SE.,M.Si dalam sambutannya mengatakan acara hiburan ini bertujuan bisa memberikan pembinaan yang positif bagi WBP agar mereka tidak merasa tertekan dalam menjalani pidana selama di dalam Lapas.
Doc Lapas Kuala Tungkal

Rabu, 03 Mei 2017

Sosialisasi Fasilitas Jasa Perbankan Bank BRI dan kaitannya dengan bebas peredaran Uang (BPU) di Lembaga Pemasyarakatan

Kuala Tungkal-Sebagai bentuk Kepedulian Bank BRI Persero Tbk Kuala Tungkal terhadap  Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal, Bank BRI mengadakan kegiatan Sosisalisasi mengenai fasilitas Jasa Perbankan melalui katu BRIZZI atau uang elektronik. Bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Kuala Tungkal, Kegiatan ini dilaksanakan utamanya untuk mendukung serta mengimplementasikan surat edaran dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan RI No.E.PR.06.10-70 Tahun 2004 tentang bebas peredaran Uang pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan,Selasa/02/04/2017
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal Wahyu Hidayat Bc. IP,SE, M.Si  dalam sambutannya mengatakan bahwa produk perbankan dari Bank BRI dalam Hal ini kartu BRIZZI untuk saat ini sangat tepat untuk dapat diaplikasikan pada Lapas dan Rutan mengingat dampak negatif yang timbul akibat bebasnya peredaran uang tunai di Lapas dan Rutan. Melalui uang elektronik ini (BRIZZI) beliau meyakini akan berdampak Positif pada program pembinaan dan mampu menciptakan situasi aman dan tertib serta mensukseskan program HALINAR di lembaga pemasyarakatan.

Dalam sambutan Kepala Cabang BRI Kuala Tungkal, John Andre Andrian menjelaskan Kartu BRIZZI yaitu Uang Elektronik pengganti Uang Tunai(Cash) yang berfungsi sebagai alat pembayaran bukan merupakan Simpanan dan Dana yang terdapat didalamnya tidak diberikan Bunga dan tidak dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan(LPS) dengan Tujuan lebih mempermudah untuk belanja tanpa Uang Tunai, dalam kesempatan itu juga Pihak Bank BRI mengadakan game-game menarik, tanya jawab dengan warga binaan  serta bagi-bagi hadiah dan Souvenir.

Tampak seluruh warga binaan yang hadir begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kedepan lembaga pemasyarakatan klas IIB kuala tungkal dan pihak Bank BRI Cabang kuala tungkal akan mengadakan penanda tanganan Memory Of  Understanding bekerja sama dalam memberikan program pembianaan kepada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Kuala Tungkal.
Turut hadir, Kepala Lembaga Pemasyarakat Wahyu Hidayat Bc. IP,SE, M.Si, Kasi Binadik dan Giatja,Haszuwan Affandi,S.H.,M.H, Kepala Cabang Bank BRI Kuala Tungkal John Andre Andrian beserta Staf dan Warga Binaan Pemasyarakat Kelas IIB Kuala Tungkal.




Sabtu, 29 April 2017

Launching Produk Industri dan Panen Raya Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal

Kuala Tungkal- Kemeriahan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53 yang dilaksanakan Serentak di Seluruh Lembaga Pemasyarakatan Indonesia berjalan dengan Sukses dan Lancar, tepat hari Sabtu 29 April 2017 Pukul 07.00 Wib, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal Melaksanakan Launching Produk Industri dan Panen Raya bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi,(Lim).
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan coffee morning bertempat diruang serba guna Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal dan Sebelum Pelaksanaan Launching Produk Industri dan Panen Raya, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal terlebih dahulu Mengadakan Kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1438H yang diikuti Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan dengan tujuan memperat tali silahturahmi sesama umat beragama Islam dengan Tema “Mari Kita Perbaiki Akhlak Kepada Allah dan Akhlak Kepada Sesama Manusia”


Selesai Kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi yang didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal beserta rombongan langsung menuju Lokasi Launching Panen Raya hasil Kegiatan Pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan berupa Ternak Ikan Patin sebanyak 1000 Ekor.
Kegiatan Panen Raya yang bertemakan“Saatnya Memberi” tersebut dilaksanakan serentak oleh tiga puluh enam Unit Pelaksana teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang terhubung secara relay melalui Aplikasi Zoom. Pusat kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas II B terbuka Kendal Jawa Tengah yang dihadiri langsung oleh Menteri Hukum dan Ham RI. Pada Kesempatan tersebut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yassona H. Laoly Menyapa dan Berdialog secara langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Jambi,Peserta dan seluruh masyarakat yang hadir pada Kegiatan panen raya di Lapas Kelas IIB Kuala tungkal, beliau mengucapkan Terima Kasih Kepada seluruh Jajaran Lembaga Pemasyarakatan dan Kepala Unit Teknis yang telah ikut serta menyukseskan Kegiatan Rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-53. Hasil Panen tersebut kemudian dibagikan kepada Masyarakat yang membutuhkan disekitar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat terbantu dan juga merasa ikut memiliki Lembaga Pemasyarakatan serta meningkatkan Citra Positif Pemasyarakatan dimasyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jambi, Bambang Palasara saat diwawancarai mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan serentak 36 Lembaga Pemasyarakatan Industri dan Produktif diseluruh Indonesia dan ini adalah hasil kerja dari Warga Binaan Pemasyarakatan bekerja sama dengan Dinas perikanan dan kelautan kabupaten tanjung jabung barat. bahwa Lembaga Pemasyarakatan bisa memproduksi dan menghasilkan dan berguna langsung untuk masyarakat dan kegiatan ini merupakan awal dan berkesinambungan secara berperiode, beliau meminta kepada awak media agar tidak selalu Berkonotasi terhadap Lembaga pemasyarakatan yang dikatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan sarang Narkoba,rusuh dan menimbulkan keributan, terbukti Lembaga Pemasyarakatan dapat membantu masyarakat dengan hasil Produksi secara Instan. Pelaksanaan tersebut dihadiri, Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Hukum dan Hak ASasi Manusia Jambi, Kepala Bidang serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Wilayah Jambi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal Wahyu Hidayat, Bc.IP, SE, M,Si, seluruh Pejabat Struktural dan seluruh Pegawai Lembaga Pemasyarakatan, Polres Tanjung Jabung Barat beserta Masyarakat sekitar.

Doc Humas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal